Kebakaran di Tilamuta, 20 Lapak Jualan Ludes dilahap si Jago Merah!
Lapak Penjual Buah di Tilamuta yang Terbakar dan Terdapat Sisah Buah yang hangus/ Dok. Seribupena News |
Arifin juga menceritakan bahwa dia awalnya tidak berada di lapak saat terjadi kebakaran. Dia tahu kebakaran terjadi setelah salah satu warga membangunkannya di rumah. Setelah itu, Arifin bergegas menuju lokasi kebakaran.
Saat tiba di lokasi, Arifin melihat api sudah mulai menyebar. Kobaran api itu, kata Arifin, bersumber dari lapak yang berada di tengah. Perlahan api tersebut menyebar sampai ke seluruh lapak lainnya. Semua lapak itu habis terbakar sampai rata dengan tanah.
"Kebakaran terjadi sekitar jam 2.10 pagi baru bisa dipadamkan sekitar jam setengah lima. Ada dua mobil Damkar yang diturunkan. Sayangnya, tidak ada satupun lapak yang bisa diselamatkan. Semua sudah terbakar habis." tutur Arifin, pria yang tinggal di Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Arifin juga menambahkan bahwa saat kebakaran terjadi, sekitar 4 orang yang tidur di lapak. Mereka menyelamatkan diri saat terbangun karena adanya hawa panas.
Lapak Jualan Jalan Trans Sulawesi, Kompleks Tugu Jagu Tilamuta, Boalemo, Gorontalo |
Berdasarkan data yang dihimpun media Seribupena News, semua lapak sewa yang terbakar itu adalah milik Hamdan Punu. Terdapat 20 lapak aktif yang disewakan dan telah digunakan oleh penjual; mulai dari penjual buah, makanan, kue sampai layanan gunting rambut.
Prediksi kerugian penjual di lapak tersebut sekitar 300 jutaan dari total 20 pelapak aktif. Kerugian tersebut disebabkan para penjual tak ada yang bisa menyematkan alat-alat usahanya. Sedangkan kerugian aset milik Hamdan Punu belum dapat dihitung secara pasti nilai total kerugian.
Saat ini, Polisi Resort Boalemo telah mengamankan lokasi kebakaran dengan memasang garis batas untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.